Minggu, 09 Desember 2012

monokrom



pada akhirnya ya atau tidak adalah hitam atau putih yang sulit dipilih.
saya dan orang-orang yang saya temui terkadang memilih untuk bermain di zona abu-abu.
lainnya teguh memainkan hitam dan putih.

abu-abu yang terlalu nyaman tapi memuakkan..
hitam dan putih yang terlalu keras namun akan memperjelas..

tapi bagaimana jika keduanya itu sebenarnya saling beriringan?
ketika kita memilih hitam dan putih, sebenarnya abu-abu ada diantaranya.
tapi jika kita memilih abu-abu, sebenarnya kita adalah hitam dan putih itu sendiri.

entahlah.

Senin, 06 Agustus 2012

flat days, hard ways.

Rabu, 25 Juli 2012

tentang wacana

apakah itu wacana? dalam kamus besar bahasa indonesia, wacana adalah komunikasi verbal; percakapan; keseluruhan tutur yang merupakan suatu kesatuan; satuan bahasa terlengkap yang direalisasikan dalam bentuk karangan atau laporan utuh,seperti novel, buku, artikel, pidato atau khotbah; kemampuan atau prosedur berpikir secara sistematis; kemampuan atau proses memberikan pertimbangan berdasarkan akal sehat; pertukaran ide secara verbal.

sedangkan manusia disebut juga sebagai animal rationale (makhluk rasional), animal loquens (makhluk berbicara), symbolic animal (makhluk bersimbol),zoon politikon (makhluk politik), homo faber (makhluk bekerja), ethical being(makhluk etis), metaphisical being (makhluk metafisis), aesthetical being (makhluk estetis), dsb.

manusia sebagai animal loquens akan mengaplikasikan wacana dalam kehidupannya dengan manusia lain atau dengan objek. bahkan sebagai jenis lain pun manusia membutuhkan wacana untuk memenuhi kebutuhan kehidupannya sebagai manusia. sejauh mana wacana terbentuk tergantung sejauh mana manusia mengeksplorasi kehidupannya dengan sekitar. sehingga wacanalah yang membentuk peradaban manusia, terkadang menentukan norma-normanya di masyarakat, menjadi satu acuan.

manusialah yang membuat wacana ada. dan wacanalah yang membuat manusia ada. jika ada satu manusia yang meminta menghentikan manusia lainnya berwacana, maka satu manusia itu telah menganggap manusia lainnya tersebut tidak ada.

mungkin hal itu lah yang menjadi landasan bagaimana wacana pun memiliki seleksi alam. bagaimana sebuah wacana lahir sebagai pencintraan diri si pembuat wacana. sebuah jejak perjalanan perkembangan manusia sebagai makhluk yang kompleks dan paradoks.

dan saya tersadar, kalau saya terseleksi.

Sabtu, 14 April 2012

trio ambisi

Selasa, 17 Januari 2012

dear friend

a friend said that she has viewed my words here. i was happy. someone sees me. but i have no idea to connect with her here. this virtual contact was still doubting me. is this stuff is the right one to make a nice conversation with her? oh i'm too afraid to believe. i'd rather see her lips and her eyebrows talking, than this stuff writing. this is bad stuff girl, FBI or CIA maybe are monitoring us now by this blog. let's go out to the sloping field (lapmir) and singing loud :D

Minggu, 04 Desember 2011

still

it's too fast to be twenty something

Rabu, 30 November 2011

lampu sorot

Terhentak kagum dan terkulai bingung. Akan dimana letak tubuh ini berada harusnya. Tak mungkin ia dan jiwanya ada di panggung yang sama. Atau haruskah di panggung yang sama? Aku yakin semua sama sepertiku. Mereka mencari dirinya dalam layar itu. Antara ingin menjadi dan tidak harus menjadi. atau tersesat. Segitiga itu terlalu gemerlap. Dan prajuritnya pun memang telah gemerlap dan digemerlapkan. Sumpah aku tak tahan. Aku yakin mereka sekawanku juga tak tahan. Tuhan aku hanya ingin nyaman. Dalam kegemerlapan impian. Secepat itu namun tak sebertempo itu. Bagai ayunan tangan membentuk gelombang. ya, seperti itu.

Senin, 16 Mei 2011

antagonis

Sepertinya jahat bukan orang yang suka membunuh atau berteriak-teriak mencaci orang-orang.. atau orang yang bersifat bengis... atau orang yang suka menyuruh orang-orang dengan membentak-bentaknya..atau orang yang suka menyembelih hewan-hewan tanpa didoakan dulu….
Tapi,
Orang jahat sepertinya orang yang menyakiti dirinya sendiri, hingga membiarkan orang lain disekitarnya ikut merasakan sakitnya.

Rabu, 26 Mei 2010

ingintertawatakhanyasejenak

"hahahahaha...", katanya sambil bekerja.
"arrgggghhhh!" kata salah seorang disudut yang lain sambil bekerja.

apakah ekspresi menunjukkan pola pikir juga kah?
apakah ekspresi mempertontonkan karakter kah?
apakah ekspresi memperlihatkan masa depan kah?

sepertinya iya.

"hahahahaha...", katanya mendengar jawaban itu.
"arrgggghhhh!" kata salah seorang disudut yang lain mendengar jawaban itu.

Sabtu, 22 Mei 2010

komputerataumatikah

mari kita mengontrol semua kontrol yang telah mengontrol kita sejak lahir. tekan Ctrl+A, klik kanan, Cut. alihkan pointer pada system yang kita benci, klik kanan, Paste.

Jumat, 08 Januari 2010

what is for

so many demands, so many needs, so many necessity. who are they? who am i? who are you? what we do? what are we for? why do we breath? where are we? where we must stay to live? what we do it for? why do we ask?
all we have to know is happy ending. is it'll be enough sir?

Rabu, 25 November 2009

emotion addict

Senin, 23 November 2009

should i trust the wind

new people. i dont wanna let myself in to your journey, i just wanna pull you in to my story. but that's not really good...perhaps to just let the wind take us to an unpredictable place, it'll be nice... :)

Minggu, 25 Oktober 2009

sedikit stagnasi untuk mengisi bahan bakar

jauh. masih jauh penelusuran akan keberadaan ini. nilai seonggok tubuh berjalan ini. mata ini masih berada di batas kecil mangkuk ayam jago yang terkelungkup. dan pencapaian itu jauh melampaui jarak terbentuknya rasi bintang. namun adanya, rasa syukur masih tersisa. karena saya masih dapat menemukan batas mangkuk yang menutupi penglihatan ini. dan masih panjang perjalanan menuju tempat terbentuknya rasi bintang. masih banyak sekali tabir-tabir yang genap menggelapi pandangan dari cahaya. mungkin setelah ini, masih ada telungkup tudung nasi yang menutup membatasi. mungkin setelahnya masih ada lap bermotif kotak-kotak biru yang terlentang diatas tudung nasi yang harus diungkap. lalu setelahnya ada masih ada atap rumah. perjalanan nya pun masih jauh hingga terhenti di kabut. lalu awan. dass....mungkin saja terbentur dahulu di pesawat yang lewat. lalu terhalangi oleh bayang-bayang tekstur bulan. dan mungkin saja setelahnya lelah, dan terkulai. namun, rasi bintang itu tak akan lepas dari hasrat. terkulai sebentar, melesat lagi.

Rabu, 21 Oktober 2009

hidup yang katanya pilihan

hujan meteor. tidur. kawan. keberadaan. ruang. kekasih. teman bermain. kopi. hal bersarat edukativisme. spiritulitas. buku. peradaban sosial. privat space. lelah. hasrat. mencuci muka dan menggosok gigi. ketidakpedulian. sepatu boots. meja biliard. orang-orang yang lebih tua. wajah kampus. kebebasan. keinginan untuk menghempas segala keterikatan status. rindu dihujani pemikiran seseorang. adzan subuh. kesehatan. kebohongan. kenyamanan. pagal yang mulai kurang ajar. the milo. tidur dengan dia.

dan saya memilih rindu untuk dihujani pemikiran seseorang.

Selasa, 25 Agustus 2009

lelah mengikuti pasukan bergerombol

sekali lagi. terkadang kita akan, pasti, pernah, merasa bahwa tinggal kita saja yang tersisa dalam dunia pola pikir. tak ada lagi siapapun yang dapat memasuki area polapikir itu meski memang kita telah berusaha untuk bergabung bersama polapikir yang lain, atau mencoba mengajak oranglain untuk bergabung ke suatu polapikir, atau merasa perlu memiliki teman di satu wilayah polapikir yang sama. dan disaat yang bersamaan itu pula saat semua daya dilakukan, dan entah itu egoisme atau idealisme atau mungkin saja lelah dituntun tuntutan sosial yang semu, kita pada akhirnya suatu saat, walau sejenak, akan berhenti di suatu pola pikir, yang di dalam nya hanya ada diri kita sendiri. hanya sendiri. 

Rabu, 19 Agustus 2009

there's no independence here

i'm tired to talk. i'm tired to smile. i'm tired to lie. there's nothing independence here. we're still bound by many things around. there's no space to breath free. the air has fogged over by pleasure colonisation. it covers all the self existence, and we relooking for the self existence that surely being inside.

let's get the awareness. analyze what's the indepence which we always shot loudly. let's together we learn how our standing in life will be. must be.

Rabu, 12 Agustus 2009

harmony

suatu ketika, dalam beberapa hari atau jam atau menit atau detik atau sepersekian detik saja, sensor pemikiran kita bisa saja tiba-tiba menangkap rasa yang mendeskripsikan 'hidup ini ancaman'. disaat seluruh tubuh kita merasa menyatu dengan jiwanya, disaat otak kita merasa menyatu dengan hatinya, disaat lingkungan menyatu dengan pikirannya, terkadang sensor kepekaan kita diserang secara kilat oleh badai 'hidup ini ancaman' itu.

dan seketika keselarasan-keselarasan tubuh, jiwa, pemikiran, otak, hati, dan lingkungan menjadi chaos. mereka saling bertubrukan, saling memaki, saling membantu, saling menjatuhkan, saling menasehati, saling berkelahi, dan saling memisahkan diri. hingga akhirnya tak saling menghubung dan menyelaras. mereka kini berdiri sendiri-sendiri, rusak, konslet, dan hilang arah.

dalam dimensi waktu yang tak tentu, kondisi seperti itu dapat berubah, dan dapat juga tidak. dapat statis, dapat juga dinamis. dapat cepat, dapat juga lambat, untuk kembali menjalin hubungan diantara mereka masing-masing. itu tergantung dari kekuatan dan inisiatif dari pemimpin mereka. entah itu berada pada hati, otak, pemikiran, lingkungan, tubuh, atau jiwanya. atau bahkan kesemuanya.

dan satu stimulus yang akan membangkitkan inisiatif dan kekuatan mereka untuk bergerak : rileks.

untuk menjadi selaras. itulah yang harus selalu dipertahankan.

Selasa, 11 Agustus 2009

fluktuatika estetika

rutinitas sehari-hari yang aktif namun konstan, terkadang melahirkan indikasi stagnasi. regular memang perlu, namun fluktuasi juga dibutuhkan. banyak hal di sekitar dunia-dunia ini yang layak untuk di nikmati, di kritisi, dan di ambil sari-sarinya. 

ya memang ada suatu kondisi yang membuat kita terus berputar dalam ritme yang sama dalam hidup. dan disaat kita melakukannya, kita secara bersamaan juga menikmati dan mengeluh atas itu. saat pikiran kita menyimpulkan sesuatu, ia menstimulasi seluruh unsur tubuh menjadi kesimpulan itu. dan yang berbahaya disaat stimulus itu beridentitas negatif. 

jadi problematikanya kembali pada polapikir, perspektif, dan tendensi kita akan semua hal yang kita lakukan. dimana fluktuatisasi lahir dari pemikiran kita di dalam, bukan di lingkungan luar atau sistuasi kita. karena saat pemikiran kita terlatih untuk memfluktuatisasi keadaan, tak akan ada stagnasi yang terindikasi. 

tapi hidup kita ini akan terisi dengan wawasan. jadi tetaplah hidup kita ini harus dinamis. cahaya di dunia ini bermacam-macam. hanya saja kita harus cerdas. dan jangan diperbudak situasi dan obsesi. kita dikaruniai otak, rasa, dan akal untuk membuat hidup kita ini terus bergulir secara estetis.... :) 

Senin, 10 Agustus 2009

sometimes, there's only us and our matters.

benar-benar ada saatnya. dimana kita tak bisa bergantung pada sesuatu apapun. (terkecuali pada-Nya). sangat sangat ada waktunya. dimana kata mandiri yg klise itu diperlukan. 

makhluk sosial, seringkali saya berlindung dibalik identitas itu. mudah memang menganalisa perbedaan antara perlu orang lain dan tergantung orang lain. namun, sulit sekali saat melakukan dan mengaplikasikan perbedaan keduanya di lapangan. 

ya tapi gimana lagi. dunia ini selalu menuntut total kemandirian kita, bahkan setiap saat. dimana independent telah menjadi kebutuhan seseorang. tak lagi memandang apa kelamin kita. seberapa besar tenaga dan kekuatan kita. tapi disini menanamkan polapikir mandiri itu sendiri di diri kita yang menjadi dasar. dan akan membimbing raga kita melakukannya. saat rohani memimpin jasmani. bukan sebaliknya. 

itulah saat seorang manusia menjadi manusia utuh dalam hidupnya. saat kebebasan sejati ada. dan saat kita menjadi manusia yang menaruh tangan nya diatas dunia untuk memberi. bukan sebaliknya. aamiin.